PROSPEK IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK PADA UMKM DI KABUPATEN BREBES

Muryati, Muryati (2016) PROSPEK IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK PADA UMKM DI KABUPATEN BREBES. Bachelor thesis, Universitas Peradaban.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (305kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (412kB)
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (439kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (100kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif pada pengusaha/pemilik UMKM akan pemahamannya terkait Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Sudah 4 tahun semenjak diberlakukannya SAK ETAP, namun UMKM masih belum menerapkan standar tersebut. Penelitian ini mengambil judul “Prospek Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik pada UMKM di Kabupaten Brebes”. Implementasi yang dimaksud berdasarkan pemahaman pengusaha/pemilik UMKM atas SAK ETAP ditinjau dari karakteristik pengusaha dan UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh informasi dan sosialisasi, latar belakang pendidikan, jenjang pendidikan, umur perusahaan, dan ukuran usaha terhadap pemahaman pengusaha/pemilik UMKM terkait SAK ETAP. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha/pemilik UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Brebes. Jumlah responden yang menjadi sampel penelitian adalah 100 responden. Tekhnik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode sample aksidental. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis jalur menunjukkan bahwa informasi dan sosialisasi serta latar belakang pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap pemahaman pengusaha/pemilik UMKM terkait SAK ETAP. Sedangkan jenjang pendidikan, umur perusahaan, dan ukuran usaha tidak berpengaruh positif signifikan terhadap pemahaman pengusaha/pemilik UMKM terkait SAK ETAP. Hasil analisis juga membuktikan bahwa prospek implementasi SAK ETAP masih belum optimal karena pemahaman pengusaha/pemilik UMKM terkait SAK ETAP masih sangat rendah. Dalam meningkatkan pemahaman SAK ETAP, diperlukan sosialisasi dan pelatihan akuntansi terutama SAK ETAP dari lembaga dan dinas-dinas terkait seperti Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dinas Koperasi dan UMKM. Perkembangan dan persaingan usaha yang semakin pesat juga memaksa para pengusaha untuk mengembangkan usaha. Jenjang pendidikan, umur usaha dan ukuran usaha yang berbeda-beda dari UMKM dapat ditopang oleh sosialisasi dan pelatihan akuntansi yang intens dan berkelajutan sehingga SAK ETAP dapat dipahami dan diterapkan oleh UMKM sebagaimana mestinya.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: ?? G1 ??
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Prodi Akuntansi (S1)
Depositing User: S.Sos. M. Nidzomuddin
Date Deposited: 19 Mar 2017 07:25
Last Modified: 20 Mar 2017 07:23
URI: http://eprints.peradaban.ac.id/id/eprint/16

Actions (login required)

View Item View Item